I'm an Outsider, Am I?

Sekilas curhat.................

Pernah gak sih lo merasa kalo elo.... Outsider. Lo adalah bagian dari sesuatu tapi sebenernya enggak?

Kalo gue sih kadang...ehm oke gak kadang sebenernya. Hampir setiap saat gue berfikir kalo sebenernya gue ini adalah Outsider - dimana-mana.

Bukan berarti gue gapunya temen, masalahnya malah muncul disaat gue mempunyai teman dalam skala cukup besar, bermain bersama mereka nyaris setiap saat, sudah menjadi bagian dari mereka, tapi gue kadang merasa....sebenernya gue outsider.

Mereka nerima gue, nyambung aja hidup dan obrolannya sama gue. Mendeklarasikan gue sebagai bagian dari mereka. Intinya gue itu udah idientik dengan mereka. Identitas gue terbentuk, tercap deh bahasa enaknya, as a part of them. Dimana ada mereka, jamin gabakalan susah deh nemuin gue. Gue pasti ada disekitar mereka, nge-grupies bareng mereka.

Keliatannya yah, I'm a part of it. Nyatanya enggak. Gue menjadi bagian dimana sebenarnya gue tidak pernah menjadi bagian didalamnya. Istilahnya gue anak JB doang. Jadinya nggak enak digue sendiri. Tidak pernah terlibat, nggak enak untuk melibatkan diri. Intinya physically gue bersama mereka, tapi actually gue sering bermain dalam pikiran gue sendiri saat bersama mereka.

Mungkin karena gue adalah orang yang super insecure sama berbagai hal dan sangat perduli sama status  membuat gue bertahan dalam kondisi seperti ini. Gue tipikal orang yang nggak terlalu nyaman kenalan sama orang asing, malah cenderung jaga jarak. Gue sering takut berada sendirian di tempat yang isinya para strangers yang udah mengenal satu dengan yang lain.

End up nya gue menjadi anak JB dan terpaksa masuk, melebur, ditempat yang mungkin sebenernya gue nggak terlalu cocok. Hanya karena insecurity alarm gue mengaung, gue berusaha semaksimal mungkin nge-shape into them. Layaknya gue ini bangun berbentuk persegi, sementara wilayah yang gue masuki bentuknya segitiga. Ya gabakalan masuk!

Sedihnya ini terjadi DIMANA-MANA. Makanya kadang gue merasa sangat ansos. Sendirian di keramaian. Sedih ya :( dan hebatnya lagi gue ga bisa break out, ataupun nemu solusinya selain menikmati saja.

Menikmati aja.

Padahal enggak.

Komentar