Lomba Manortor HKBP JTW!

Halo bloggie! Akhirnya ada sesuatu yang cukup berharga untuk dibagikan :')

Jadi tanggal 6 Juli kemaren gue beserta 100 anak pelajar sidi angkatan ke-25 HKBP Jatiwaringin lainnya mengikuti acara yang super excited yaitu lomba Manortor sebagai bagian dari agenda kegiatan pelajar Sidi. Acara ini sih terbilang sangat merepotkan karena persiapan yang harus dilakukan banyak. Mulai dari latian (yang sebenernya tidak pernah dilakukan sama sekali), make up, pake pakaian adat batak, sortali, nyalon disanggul dsb. 

Pakaian adat yang harus dipakai buat cewe terbilang......sesak :/ gue pake kebaya tradisional, yang kainnya "bolong-bolong" trus dikasih manik-manik dan lain sebagainya itu jadi bukan kebaya modern plus longtorso tulang 12 (kayaksemacam korset yang ada behanya) yang agak terlalu sesek, bawahannya kain songket Batak - bukan palembang - yang juga seseeeeek banget bikin susah jalan bikin paha keringetan -_-, trus rambut gue disanggul which is harus disasak dan disemprotin haispray berliter-liter, trus pakai Sadum, yaitu Ulos buat perempuan, dan finally kepala gue dihiasi dengan Sortali, kayak ikat kepala yang dihiasi manik-manik dan buat gue pake wedges merah andalan gue, Everbest merah. Sebenernya yang disuruh adalah "sendal emak-emak" yang tidak dimiliki mama gue. Akhirnya gue mencari wedges berhak rendah yang gampang dipake aja.

Kalo pakaian cowonya terbilang sangat mudah dan tidak adi. Mereka cuma pake jas kemeja dasi pantofel, topi adat batak yang bentuknya segitiga dan berumbai dibawahnya dan Ulos cowo. Simple kan?

Ohya tari tor-tor ini berpasangan dan pasangan gue adalah Justinus Evan Pakpahan. Temen gue dari SD. Agak bersyukur sih dapet dia karena gue udah kenal jadi gue gaperlu menghabiskan waktu untuk ber-awkward dan bisa konsentrasi menari :3

Lombanya dimulai dan gue peserta 28. Penampilan tiap pasangan terbilang lama, 1 pasang 15 menit dan you know what ada 55pasang ;") kebayangkan lamanya gimana, dan capeknya gimana -_- H-1jam sebelum pertandingan gue baru latian sama pasangan gue dan ngelatih gaya bebas. Kebayang kan persiapannya minim parah. Mana gerakannya gue lupa-lupa. Akhirnya tiba saatnya gue maju dan gue termasuk grogi, alhasil penampilan gue gak bagus walaupun kata mama gue bagus-bagus aja...hiks dia berbohong supaya gue senang teganya...

Abis capek menari dan menunggu kita makan bareng, selesai makan kita flash mob alias Manortor bareng2 seratus orang. Kebayang kan seru dan hebohnya gimana. Diiringi musik batak yang walaupun nadanya cuma itu-itu aja tapi menurut gue bisa lebih menggoyang techno dance and other electrical music. Dance floor nya ada di depan altar gereja dan djnya adalah seorang amang2 batak di lantai 3. Holy wild HAHAHA. Dan tiba saatnya pengumuman! Seperti dugaan lo, gue nggak menang :') agak sedih sih masa kategori busana aja bisa gadapet tapi yaudah seperti yang ditekankan sebelum pengumuman pemenang, "Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat". Okayyy hahaha.

But at least I'm happy. No I mean, super happy! Gue bersyukur mempunyai darah dari salah satu suku yang mempunyai budaya yang sangat baik, gue bersyukur bisa mengenal budaya suku gue dan gue harap lewat annual event HKBP Jatiwaringin ini, dunia bisa mengenal budaya Batak plus menegaskan kalo tari Tor-tor itu originally punya Indonesia, bukan yang lain!

With CewCe;;) versi galengkapnya! Kamera iPod emang jelek yah:/

CewCe;;) foto didepan altar sayang galengkap ._.


Adios!

Komentar