I'm Dreaming of a White Christmas Not the Blue One

Haduh, malam natal gini masih aja ngeblog. Isinya curhat pula. Ketauan banget kalo lagi jomblo hahaha :') Tapi kalau dipikir-pikir, walaupun makin hari hidup gue makin gabut, makin kosong, plus liburan cuma ditemenin setumpuk novel mellow yang sama sekali nggak membantu proses move on gue, tapi enaknya jomblo ya lo bisa dapetin apa yang ngga bisa didapetin waktu lo pacaran. Kebebasan. Ngga ada yang ngatur, ngga ada kewajiban buat merhatiin, walaupun sialnya ngga ada yang merhatiin juga hahaha.

Jadi, gue juga bebas menggunakan hak jomblo gue buat menggalau ria di malam kudus sunyi senyap ini kan?


A few words taken from a beautiful novel, written by Arini Putri.

"Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.

Kau dan aku seperti tengah mencoba untuk membirukan senja yang selalu merah. Kita sama-sama berusaha, tetapi tidak bisa mengubah apa-apa. Senja tetap bewarna merah dan hatimu masih saja berkata tidak. Maka, berhenti dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu tersiksa dan menderita.

Lantas, mengapa dari awal kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita."

Goodbye Happiness.


Dan pada akhirnya Santa Claus pun tidak datang dan memberikan hadiah yang aku inginkan di malam Natal ini. Mungkin karena aku sudah menjadi gadis kecil yang nakal sepanjang tahun ini, sehingga Santa tidak memasukkan namaku di daftarnya. Lagipula, bagaimana mungkin Santa membungkus kamu dalam karungnya dan menjatuhkanmu kedalam pelukanku lagi? Hahaha. Atau, haruskah aku mengganti wish natalku menjadi, di bawa Santa naik kereta rusanya dan menjatuhkanku di tempat kamu berada sekarang? Dimana tuh.....Bogor-entah-bagian-mana?

Yang ada Santa akan menjatuhkanku ditengah kebun raya dan aku akan berdiri kaku, menjadi salah satu pohon natal paling buruk disana.

Anywayyyyyy, selamat Natal, Biy. Walaupun kamu nggak merayakannya, walaupun saat ini kamu sibuk dengan ritualmu sendiri, tapi aku yakin Santa gaakan melewatkan namamu dalam daftarnya dan pasti kamu lagi merasakan kedamaian saat ini.

"Kangen Natal setahun lalu yah...dimana semua masih terasa.............lengkap."

Komentar